Latest Movie :
Recent POST
Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Walikota Berjilbab Pertama di Benua Eropa

Opoae ~ http://www.opoae.com/2013/04/walikota-berjilbab-pertama-di-benua.htmlSarajevo. Amra Babic, 43, berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah setelah memenangi pemilihan wali (pilwali) Kota Visoko, Bosnia & Herzegovina. Itu terkait dengan statusnya sebagai muslimah yang berhijab (jilbab). Babic pun tak hanya tercatat sebagai wali kota perempuan pertama yang berjilbab di negerinya, tetapi juga di seantero Eropa.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai ekonom itu pun menyebut kemenangannya tersebut sebagai sebuah model bagi Eropa dan Islam. Menurut dia, terpilihnya dirinya itu merupakan kemenangan besar dari demokrasi. ’’Rekan-rekan saya maupun warga kota (Visoko, Red) menunjukkan semangat keterbukaan. Mereka memilih tak hanya karena saya perempuan, tetapi karena saya mengenakan busana yang menutupi seluruh aurat. Ini penghormatan terhadap Islam,’’ paparnya kepada Agence France-Presse Rabu (24/10).

’’(Kemenangannya ) ini adalah model bagi Eropa. Lebih dari itu, juga model bagi Timur dan Barat yang bertemu di sini, di Bosnia,’’ lanjut ibu tiga anak tersebut.

Babic, yang sejak lama secara teratur sudah mengenakan hijab itu, memenangi 30 persen suara dalam pilwali di Kota Visoko pada Minggu lalu (21/10). Kota kecil yang terletak di dekat Sarajevo, ibu kota Federasi Bosnia & Herzegovina, tersebut berpenduduk sekitar 50 ribu jiwa. Mayoritas atau sekitar 75 persen di antaranya adalah etnis Bosnia. Sisanya adalah warga Serbia, Kroasia, dan sejumlah etnis lain. Dia pun akan menjabat wali kota selama empat tahun.

Dua hari setelah terpilih, Babic yang tergabung dalam Partai Aksi Demokratis atau SDA (partai Muslim utama di Bosnia) itu sibuk menerima banyak telepon berisi ucapan selamat. Karangan bunga juga berdatangan ke rumah dan kantornya.

’’Islam sangat jelas memperhatikan kaum perempuan,’’ ujar Babic. Sebelum bertarung dalam pilwali, dia menjabat menteri keuangan di Kanton (setingkat provinsi) Zenica-Doboj. Di Bosnia, terdapat 10 kanton.

Babic percaya bahwa negaranya berada di antara negara-negara Eropa modern. ’’Saya pun yakin bahwa jilbab yang saya kenakan tidak akan menjadi penghalang. Eropa akan memahami bahwa itu terkait dengan penghormatan rakyat pada identitas mereka sendiri dan toleransi mereka untuk menghormati hak orang lain,’’ jelasnya.

Dia pun membuktikannya. Saat Babic melintas di tengah Kota Visoko, dengan jilbabnya, beberapa pria yang kongko di luar kafe langsung berdiri dan mematikan rokoknya. Sikap tersebut sebagai penghormatan kepada wali kota baru mereka. Ekonom 43 tahun tersebut menjadi buah bibir di negeri Balkan yang telah lama dikoyak perang.

Kemenangannya justru terjadi di tengah banyak negara Eropa lain berdebat tentang pemberlakuan peraturan yang melarang pemakaian jilbab bagi perempuan Muslim. Turki dan mayoritas negara Muslim lain yang coba mendapatkan keanggotaan Uni Eropa meminta blok negara Benua Biru itu menjaga supaya simbol agama tidak dicampuradukkan dalam urusan kehidupan publik.

Bagi Babic, kemenangannya merupakan bukti bahwa penerapan ajaran Islam tak bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi Barat. ’’Ini adalah kemenangan bagi toleransi,’’ ujar janda pahlawan perang itu. ’’Kami mengirim pesan dari Visoko soal toleransi, demokrasi, dan kesetaraan,’’ serunya.

Selama berabad-abad, Bosnia menjadi negara tempat berbagai budaya dan agama hidup damai. Muslim Bosnia, Kristen Ortodoks Serbia, dan Katolik Roma Kroasia bisa berdampingan. Meski beberapa kali terjadi konflik, secara umum mereka hidup damai sampai pecah Perang Balkan pada 1990-an. (AFP/AP/cak/dwi/jppn)

Baca Juga:  
Sumber: http://sangembunpagi7989.blogspot.com/2013/04/wali-kota-berjilbab-pertama-di-eropa.html
{[['']]}

Saintis Pertama Sekaligus Penemu Kamera Ternyata Orang Islam

Penemu kamera ternyata seorang muslim http://www.opoae.com/2013/04/saintis-pertama-sekaligus-penemu-kamera.htmlOpoae ~   Surat kabar terkemuka di Inggris, The Independent pada edisi 11 Maret 2006 sempat menurunkan sebuah artikel yang sangat menarik bertajuk “Bagaimana para inventor muslim mengubah dunia.”The Independent” 20 penemuan penting para ilmuwan Muslim menyebut sekitar yang mampu mengubah peradaban umat manusia, salah satunya adalah penciptaan kamera obscura.
 
Kamera merupakan salah satu penemuan penting yang dicapai umat manusia. Lewat jepretan dan bidikan kamera, manusia bisa merekam dan mengabadikan beragam bentuk gambar mulai dari sel manusia hingga galaksi di luar angkasa. Teknologi pembuatan kamera, kini dikuasai peradaban Barat serta Jepang. Sehingga, banyak umat Muslim yang meyakini kamera berasal dari peradaban Barat.

Jauh sebelum masyarakat Barat menemukannya, prinsip-prinsip dasar pembuatan kamera telah dicetuskan seorang sarjana Muslim sekitar 1.000 tahun silam. Peletak prinsip kerja kamera itu adalah seorang saintis legendaris Muslim bernama Ibnu al-Haitham. Pada akhir abad ke-10 M, al-Haitham berhasil menemukan sebuah kamera obscura. Itulah salah satu karya al-Haitham yang paling menumental. Penemuan yang sangat inspiratif itu berhasil dilakukan al-Haithan bersama Kamaluddin al-Farisi. Keduanya berhasil meneliti dan merekam fenomena kamera obscura. Penemuan itu berawal ketika keduanya mempelajari gerhana matahari. Untuk mempelajari fenomena gerhana, Al-Haitham membuat lubang kecil pada dinding yang memungkinkan citra matahari semi nyata diproyeksikan melalui permukaan datar.

Kajian ilmu optik berupa kamera obscura itulah yang mendasari kinerja kamera yang saat ini digunakan umat manusia. Oleh kamus Webster, fenomena ini secara harfiah diartikan sebagai “ruang gelap”. Biasanya bentuknya berupa kertas kardus dengan lubang kecil untuk masuknya cahaya. Teori yang dipecahkan Al-Haitham itu telah mengilhami penemuan film yang kemudiannya disambung-sambung dan dimainkan kepada para penonton.

“Kamera obscura pertama kali dibuat ilmuwan Muslim, Abu Ali Al-Hasan Ibnu al-Haitham, yang lahir di Basra (965-1039 M),” ungkap Nicholas J Wade dan Stanley Finger dalam karyanya berjudul The eye as an optical instrument: from camera obscura to Helmholtz’s perspective.
kamera 
Dunia mengenal al-Haitham sebagai perintis di bidang optik yang terkenal lewat bukunya bertajuk Kitab al-Manazir (Buku optik). Untuk membuktikan teori-teori dalam bukunya itu, sang

fisikawan Muslim legendaris itu lalu menyusun Al-Bayt Al-Muzlim atau lebih dikenal dengan sebutan kamera obscura, atau kamar gelap.

Bradley Steffens dalam karyanya berjudul Ibn al-Haytham:First Scientist mengungkapkan bahwa Kitab al-Manazir merupakan buku pertama yang menjelaskan prinsip kerja kamera obscura. “Dia merupakan ilmuwan pertama yang berhasil memproyeksikan seluruh gambar dari luar rumah ke dalam gambar dengan kamera obscura,” papar Bradley.

Istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham pun diperkenalkan di Barat sekitar abad ke-16 M. Lima abad setelah penemuan kamera obscura, Cardano Geronimo (1501 -1576), yang terpengaruh pemikiran al-Haitham mulai mengganti lobang bidik lensa dengan lensa (camera).

Setelah itu, penggunaan lensa pada kamera onscura juga dilakukan Giovanni Batista della Porta (1535-1615 M). Ada pula yang menyebutkan bahwa istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham pertama kali diperkenalkan di Barat oleh Joseph Kepler (1571 – 1630 M). Kepler meningkatkan fungsi kamera itu dengan menggunakan lensa negatif di belakang lensa positif, sehingga dapat memperbesar proyeksi gambar (prinsip digunakan dalam dunia lensa foto jarak jauh modern).

Setelah itu, Robert Boyle (1627-1691 M), mulai menyusun kamera yang berbentuk kecil, tanpa kabel, jenisnya kotak kamera obscura pada 1665 M. Setelah 900 tahun dari penemuan al-Haitham pelat-pelat foto pertama kali digunakan secara permanen untuk menangkap gambar yang dihasilkan oleh kamera obscura. Foto permanen pertama diambil oleh Joseph Nicephore Niepce di Prancis pada 1827.

Tahun 1855, Roger Fenton menggunakan plat kaca negatif untuk mengambil gambar dari tentara Inggris selama Perang Crimean. Dia mengembangkan plat-plat dalam perjalanan kamar gelapnya – yang dikonversi gerbong. Tahun 1888, George Eastman mengembangkan prinsip kerja kamera obscura ciptaan al-Hitham dengan baik sekali. Eastman menciptakan kamera kodak. Sejak itulah, kamera terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.

Sebuah versi kamera obscura digunakan dalam Perang Dunia I untuk melihat pesawat terbang dan pengukuran kinerja. Pada Perang Dunia II kamera obscura juga digunakan untuk memeriksa keakuratan navigasi perangkat radio. Begitulah penciptaan kamera obscura yang dicapai al-Haitham mampu mengubah peradaban dunia.

Peradaban dunia modern tentu sangat berutang budi kepada ahli fisika Muslim yang lahir di Kota Basrah, Irak. Al-Haitham selama hidupnya telah menulis lebih dari 200 karya ilmiah. Semua didedikasikannya untuk kemajuan peradaban manusia. Sayangnya, umat Muslim lebih terpesona pada pencapaian teknologi Barat, sehingga kurang menghargai dan mengapresiasi pencapaian ilmuwan Muslim di era kejayaan Islam.

Baca Juga:  
Sumber: http://sangembunpagi7989.blogspot.com/2013/02/penemu-kamera-ternyata-seorang-muslim.html
{[['']]}

Islam Semakin Subur di Belanda, Politisinya pun Khawatir

http://www.opoae.com/2013/02/islam-semakin-subur-di-belanda.html
Opoae ~ Geert Wilders, politisi sayap kanan Belanda yang sangat anti-Islam, dari partai PVV telah membuat sebuah situs baru anti-masjid, MoskNee, yang bertujuan untuk memprovokasi warga Belanda untuk merancang tantangan hukum bagi terhadap rencana pembangunan masjid baru di daerah mereka. Sebab, mereka takut Islam semakin tumbuh dan akan mendominasi Belanda.

"Belanda bukanlah negara Islam dan tidak akan pernah menjadi negara Islam. Tetapi kami melihat pengaruh Islam meningkat dari tangan ke tangan... di bawah pengaruh pertumbuhan penduduk Muslim yang cepat -sekitar 1 juta orang pada 2013- jumlah masjid-masjid telah meningkat tajam. Belanda sekarang memiliki lebih dari 450 Masjid.. Yang baik adalah Belanda tanpa masjid. Oleh karena itu PVV mengatakan: cukup sudah. Selama kita peduli, tidak akan ada masjid lagi di Belanda," demikan sebuah pernyataan dalam situs tersebut, dikutip Islamophobia Watch.

Dalam sebuah wawancara bersama Algemeen Dagblad, Wilders mengatakan bahwa "masjid adalah simbol ideologi 'kebencian, kekerasan dan penindasan'" dan bahwa PVV akan melarang masjid-masjid berdiri di Belanda. Namun, menyingkirkan masjid-masjid nampaknya tidak mungkin, jadi PVV melakukan langkah lain dengan membuat situs MoskNee. Tujuannya, tentu saja, untuk memprovokasi perlawanan terhadap penyebaran Islam di Belanda.

Wilders, terkenal sangat vokal menentang Islam. Dia melakukan provokasi tidak hanya di negaranya, juga di negara-negara lain melalui jalur politik maupun event yang bekerja sama dengan orang-orang fasis lainnya.

Islam di Eropa semakin tumbuh pesat. Jumlah Muslim terus meningkat, meskipun serangan anti-Islam juga kian sengit. Orang-orang kafir menghendaki memadamkan cahaya Allah, tetapi Allah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya.

"Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya." (Q.S Ash-Shaff:8)

Baca Juga:  
Sumber: http://news.hanifanews.com/2013/01/islam-semakin-berpengaruh-di-belanda.html
{[['']]}
 
Copyright © 2011. Info Didunia - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger